News & Promo
• 12 September 2026
• 3 menit baca
GIIAS Bandung 2026 Resmi Ditutup, Jadi Panggung Utama Kendaraan Listrik di Jawa Barat
GIIAS Bandung 2026 Resmi Ditutup
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026 resmi digelar sejak 9 hingga 13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung. Pameran otomotif tahunan ini kembali menjadi magnet bagi masyarakat Jawa Barat yang ingin melihat langsung deretan mobil dan motor terbaru, khususnya kendaraan berbasis listrik yang tahun ini mendominasi hampir seluruh booth peserta.
Diikuti 19 Merek, Elektrifikasi Jadi Tema Besar
GIIAS Bandung 2026 diikuti oleh 19 merek kendaraan, terdiri dari 16 merek mobil dan tiga merek sepeda motor. Sejumlah nama besar di industri kendaraan listrik seperti BYD, GAC AION, iCar, VinFast, hingga Wuling turut ambil bagian, menegaskan bahwa elektrifikasi bukan lagi tren sesaat melainkan arah utama pasar otomotif nasional.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak hari pertama pameran dibuka. Meski harus menembus kemacetan khas Kota Bandung dan mengantre panjang menuju aula utama, semangat pengunjung untuk melihat langsung spesifikasi hingga merasakan sensasi duduk di kokpit mobil incaran tidak surut.
Deretan Kendaraan Listrik yang Mencuri Perhatian
Beberapa model listrik tampil dengan pendekatan berbeda-beda untuk menarik minat pengunjung.
BAIC T1 menjadi salah satu debutan penting. Ini adalah kendaraan listrik berbasis baterai pertama BAIC di Indonesia, dihadirkan bersama tiga model lain dari lini produk BAIC yaitu BJ40 Plus, X55 II, dan BJ30 HEV. Kehadiran BAIC di Bandung juga diperkuat dengan peresmian diler resmi 3S di kawasan Soekarno-Hatta.
Wuling Aira EV tampil dengan sentuhan berbeda lewat kolaborasi bersama Disney and Pixar's Toy Story 5. Sebanyak 30 unit dihadirkan dengan decal karakter Woody, Buzz Lightyear, dan Jessie dalam tiga pilihan tema warna. Model city car listrik ini ditawarkan dalam dua varian jarak tempuh, yakni hingga 205 km dan 301 km, dengan banderol masing-masing sekitar Rp158,5 juta dan Rp178,5 juta untuk wilayah Bandung.
Sementara itu iCar V23 hadir dengan desain retro-modern yang membuatnya tampil beda di antara SUV listrik lain, dan BYD membawa varian M6 DM yang mengusung pendekatan electric-first dengan motor listrik sebagai penggerak utama serta mesin bensin sebagai pendukung.
GAC Indonesia turut memanfaatkan momentum ini dengan menawarkan harga khusus untuk sejumlah model listriknya, sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian 30 juta unit kendaraan yang terjual secara global.
Insentif Pajak dari Pemprov Jabar
Untuk mendorong transaksi selama pameran berlangsung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut memberikan insentif berupa pemotongan pajak kendaraan. Langkah ini diambil mengingat sektor otomotif menjadi salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Barat, sehingga geliat transaksi selama GIIAS diharapkan turut mendongkrak pendapatan daerah.
Sinyal Pasar yang Semakin Matang
Ragam kendaraan listrik yang ditawarkan di GIIAS Bandung 2026, mulai dari city car terjangkau hingga SUV premium, menunjukkan bahwa preferensi konsumen Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi semakin beragam. Kombinasi insentif pemerintah daerah, harga kompetitif dari brand asal Tiongkok, serta strategi kolaborasi kreatif seperti yang dilakukan Wuling, menjadi indikasi bahwa persaingan di segmen kendaraan listrik nasional akan semakin ketat menjelang akhir tahun 2026.
Diikuti 19 Merek, Elektrifikasi Jadi Tema Besar
GIIAS Bandung 2026 diikuti oleh 19 merek kendaraan, terdiri dari 16 merek mobil dan tiga merek sepeda motor. Sejumlah nama besar di industri kendaraan listrik seperti BYD, GAC AION, iCar, VinFast, hingga Wuling turut ambil bagian, menegaskan bahwa elektrifikasi bukan lagi tren sesaat melainkan arah utama pasar otomotif nasional.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak hari pertama pameran dibuka. Meski harus menembus kemacetan khas Kota Bandung dan mengantre panjang menuju aula utama, semangat pengunjung untuk melihat langsung spesifikasi hingga merasakan sensasi duduk di kokpit mobil incaran tidak surut.
Deretan Kendaraan Listrik yang Mencuri Perhatian
Beberapa model listrik tampil dengan pendekatan berbeda-beda untuk menarik minat pengunjung.
BAIC T1 menjadi salah satu debutan penting. Ini adalah kendaraan listrik berbasis baterai pertama BAIC di Indonesia, dihadirkan bersama tiga model lain dari lini produk BAIC yaitu BJ40 Plus, X55 II, dan BJ30 HEV. Kehadiran BAIC di Bandung juga diperkuat dengan peresmian diler resmi 3S di kawasan Soekarno-Hatta.
Wuling Aira EV tampil dengan sentuhan berbeda lewat kolaborasi bersama Disney and Pixar's Toy Story 5. Sebanyak 30 unit dihadirkan dengan decal karakter Woody, Buzz Lightyear, dan Jessie dalam tiga pilihan tema warna. Model city car listrik ini ditawarkan dalam dua varian jarak tempuh, yakni hingga 205 km dan 301 km, dengan banderol masing-masing sekitar Rp158,5 juta dan Rp178,5 juta untuk wilayah Bandung.
Sementara itu iCar V23 hadir dengan desain retro-modern yang membuatnya tampil beda di antara SUV listrik lain, dan BYD membawa varian M6 DM yang mengusung pendekatan electric-first dengan motor listrik sebagai penggerak utama serta mesin bensin sebagai pendukung.
GAC Indonesia turut memanfaatkan momentum ini dengan menawarkan harga khusus untuk sejumlah model listriknya, sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian 30 juta unit kendaraan yang terjual secara global.
Insentif Pajak dari Pemprov Jabar
Untuk mendorong transaksi selama pameran berlangsung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut memberikan insentif berupa pemotongan pajak kendaraan. Langkah ini diambil mengingat sektor otomotif menjadi salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Barat, sehingga geliat transaksi selama GIIAS diharapkan turut mendongkrak pendapatan daerah.
Sinyal Pasar yang Semakin Matang
Ragam kendaraan listrik yang ditawarkan di GIIAS Bandung 2026, mulai dari city car terjangkau hingga SUV premium, menunjukkan bahwa preferensi konsumen Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi semakin beragam. Kombinasi insentif pemerintah daerah, harga kompetitif dari brand asal Tiongkok, serta strategi kolaborasi kreatif seperti yang dilakukan Wuling, menjadi indikasi bahwa persaingan di segmen kendaraan listrik nasional akan semakin ketat menjelang akhir tahun 2026.
Ingin Merasakan Sensasi Geely?
Jadwalkan test drive Geely EX5 atau EX2 di Showroom Geely BSD hari ini.